Bismillahirrahmanirrahim..
Ba'da Tahmid wa Shalawat.........
Saudaraku, kasih sayang Allah Robbul 'Alamin
begitu besar kepada kita.........
kepada hamba-hamba Nya yang lemah ini....
Sungguh... Allah Ar-Rahman begitu Rahman pada setiap hamba-hamba_NYa
dan Allah Ar-Rahim begitu Rahim terhadap hamba-hamba pilihan-Nya..
Sadauraku.. ingatkah ketika engkau memohon kepada Allah kekuatan
Maka Allah kemudian memberimu masalah yang dengan nya engkau bertambah kuat....
Ketika engkau memohon kepada Allah keimanan
Maka Allah berikan kepadamu kunci-kunci pembuka keimanan
kunci-kunci keimanan yang berupa ujian yang dengan nya engkau Allah muliakan................
Saudaraku.... cubalah simak kembali sebuah kunci keimanan
yang telah Allah berikan kepada hamba-nya yang sholeh...
seorang wanita yang suci, ibu seorang Nabi yang Allah muliakan, Maryam
Sebuah kunci keimanan yang berupa "TUDUHAN" telah Allah berikan sebagai karunia........
namun saudaraku... cubalah simak kembali bagaimana perjalanan
maryam menempuh tuduhan yang diberikan..........
Wahai para gadis yang belum pernah tersentuh lelaki sedikit pun...
Bagaimana perasaan mu ketika engkau dituduh telah kehilangan kesucianmu.............
Wahai para gadis yang tidak pernah dinodai lelaki manapun...
Bagaimana perasaan mu ketika engkau dituduh telah memberikan aib kepada keluarga mu............
dan tuduhan ini semakin menjadi ketika perut mu bertambah besar...
sehingga tidak ada tempat mengelak bagi dirimu...
Engkau mungkin berteriak dalam hatimu,
" bahwa engkau masih suci "
namun di saat itu....
siapa tah yang percaya akan kesucian mu
namun di saat itu ...
adakah yang yakin dengan kesucian mu.....
"Maryam berkata:
"Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki,
sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku
dan aku bukan (pula) seorang pezina!"
Jibril berkata: "Demikianlah". Tuhanmu berfirman:
"Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami
menjadikannya suatu tanda bagi manusia
dan sebagai rahmat dari Kami;
dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". "
(Maryam 20-21)
Wahai jiwa-jiwa yang memiliki hati di dalam nya....
Izinkan lah diri ini mengetuk hatimu....
sehingga hatimu pergi bersamaku, bersama-sama merasakan
apa yang wanita suci ini rasakan..........
"Maka Maryam mengandungnya,
lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.
Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia
(bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata:
"Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini,
dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan".
(Maryam 22-23)
SAKIT.... rasa sakit.............
ya itulah yang dirasakan..........
bukan hanya rasa sakit ketika melahirkan .........
namun rasa sakit selama berbulan-bulan menerima tuduhan.....
tuduhan yang tidak layak dituduhkan ............
kepada seorang wanita suci lagi mulia....
"...Kaumnya berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya kamu
telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. "
bahkan tuduhan ini semakin sakit dirasakan
ketika dialamatkan kepada kepada nama baik keluarganya..
"Hai saudara perempuan Harun,
ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan
ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina"
ungkapan ini seolah mengandung arti..........
"Mengapa engkau berbuat zina yaaaa ukhta Harun.............
Padahal engkau terlahir dari keluarga yang sholeh..............
Ayah yang sholeh.............
keluarga yang Allah telah berikan kepadanya kemulian
Zinaaaaaaaaaaaa..............
perbuatan yang tidak mungkin engkau lakukan
yang bahkan selama ini engkau jaga kesucian mu.............
dialamatkan kepada mu begitu bertubi-tubi..........
dialamatkan kepada mu begitu bertubi-tubi..........
dialamatkan kepada mu begitu bertubi-tubi..........
dituduhkan kepada mu seolah tidak ada hak bagi mu
untuk melindungi kesucian mu...........
Engkau yang suci begitu dihinakan kesucian mu.........
Engkau yang mulia begitu diinjak-injak kehormatan mu........
TUDUHAN yang ingin kau buang jauh-jauh tak bisa engkau elakkan lagi
............................................
Namun..... itulah karunia yang telah Allah berikan..
yang engkau bersabar di dalam nya....
kesucian tetap akan menjadi kesucian bagi mereka yang memiliki
dan Allah lah yang akan menampakkan pembelaan-Nya
"maka Maryam menunjuk kepada anaknya.
Mereka berkata: "Bagaimana kami akan berbicara dengan
anak kecil yang masih di dalam ayunan?"
Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah,
Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan
aku seorang nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang
diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan
kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat
selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan
Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.
Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku,
pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan
pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".
(Maryam 29-33)
...........................................................
Saudaraku........
Ketika tuduhan dialamatkan kepadamu....
yakinlah.......
Bila tuduhan itu benar adanya, maka ia adalah
karunia dari Allah agar engkau segera tersadar darinya
Namun bila tuduhan itu tidak benar adanya......
dan hatimu menjadi sakit dibuatnya......
maka ia adalah karunia Allah
agar engkau menjadi mulia karena nya............
Sungguh........
orang2 mulia di sisi Allah pun pernah mengalami nya
di sana ada Al-Amin yang dituduh berkhianat
Ada Al-Amin yang dituduh orang gila
Ada Al-Amin yang dituduh tukang sihir
di sana ada wanita suci yg dituduh telah berzina
di sana ada Aisyah istri suci yg dituduh mengkhianati suami
namun tuduhan-tuduhan itu semua...
tidak menambah sesuatu pun kepada mereka
kecuali KEMULIAAN..................
...............................................................................
"Rabbanaa zholam naa 'anfusanaa
wa il lam taghfir lana wa tarhamnaa
lanakuunannaa minal khoosiriin....
Rabbanaa laa tuzighqulubanaa
Ba'da idz hadaitanaa wa hablanaa
Minla dunka rahmah...innaKa antal wahhab..."
...................................
"Hasbunallah wa ni'mal wakil..............
Thursday, June 7, 2007
'Indahnya' Sebuah Tuduhan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment